Kamis, 10 Desember 2015

Gerejaku

Gereja Gue
            Gue sangat kecewa dengan orang banyak yang menganggap gerakan Reformed Injili ini sesat. Coba deh loe pikir rata-rata penghina Pdt.Dr Stephen Tong itu belum pernah datang ke acara-acara pak Tong, gue bukan menyalahkan orang memiliki aliranya masing-masing tapi loe jangan menghina aliran orang lain kalau loe belum mengenal dan memahami aliran ini. Gue adalah penganut aliran Reformed Injili sejak gue kelas 4 SD sampi sekarang, dulu gue gak di GRII dulunya gue gereja di GBKP (Gereja Batak Karo Protestan) yang juga beraliran Calvinis namun berbahasa daerah (dalam hal ini Karo) bahkan gue juga dibaptis di gereja ini, namun sejak terjadi konflik pribadi di keluarga gue kami sekeluarga memutuskan untk mencari gereja yang bisa membuat kami lebih bertumbuh, gue memang belum banyak mengunjungi gereja-gereja lain, gue cuman pernah pergi ke gereja Methodist, GBKP yaitu gereja asal gue dan sekarang ini di GRII namun gue punya banyak teman dari gereja lain dan kami sering bertukar pendapat tentang doktrin di gereja yang kami anut masing-masing jadi gue sedikit tau tentang gereja lain dan gue merasa iman gue lebih bertumbuh di GRII. Gue bukan jemaat GRII pusat, gue jemaat di GRII Medan, di GRII Medan gue juga sering mengalami pergumulan dan permasalahan tapi gue berusaha untuk memperbaiki kesalahan gue dan bersandar kepada Tuhan. Di GRII Medan kami belum mempunyai gedung untuk beribadah secara permanent jadi kami masih menyewa gedung milik swasta dan di GRII Medan telah banyak berganti gembala sidang dari Pdt. Aither yang mengembalakan GRII Medan sebelum gue pindah ke GRII lalu Vic. Radjali M.Div yang meninggalkan gerakan kami walaupun dia termasuk tokoh yang menjadi inspirasi gue namun sekarang dia gue anggap pengkhianat selanjutnya Sdra. Ardian yang melaksanakan tugas lapangan di GRII Medan dan terakhir Vic. Edward Oei M.Div namun karena pak ed (panggilan untuk Edward) sering tidak di Medan jadi pusat menunjuk Vic. Junnedy Soekirya (maaf pak Jun kalo salah nulis namanyaJ) jadi dibawah kepemimpinan pak ed dan pak jun GRII Medan semakin maju sehingga GRII Medan memberanikan diri untuk membeli sebuah gedung di dekat bandara Polonia yang totalnya (tanah, gedung dan renovasi) sekitar 40 – 50 Milyar. kalo di Binjai dekat rumah gue bisa beli 50 ruko tingkat 3. Dan sebenarnya gue sangat ingin menjadi seorang Hamba Tuhan karena itulah gue ingin bersekolah di SMAK Calvin yang di bawah naungan gereja kami, namun apa daya gue  terlalu sepele jadinya gue gak lulus test dehL. Namun gue akan memperbaiki kesalahan gue dan tetap akan berusaha menjadi seorang Hamba Tuhan seperti Pdt.Dr Stephen Tong.

Oh iyaa ini adalah tulisan pertamaku di Blog loh maaf ya jika ada kesalahan!!.. J

1 komentar: